Senin, 05 November 2012

Kita Adalah Pemuda




Ilustrasi (inet)
dakwatuna.com - Kami kisahkan kepadamu (Muhammad) cerita ini dengan benar, sesungguhnya mereka adalah pemuda-pemuda yang beriman kepada Tuhan mereka, dan kami tambah pula untuk mereka petunjuk (Al Kahfi: 13)
Indonesia membutuhkan banyak pemuda-pemudi yang siap untuk membangun negeri dan umat. Memiliki idealisme, pemikiran yang jernih, dan khazanah yang tinggi sehingga tidak mudah untuk dirusak pemikirannya dengan pemikiran-pemikiran seperti liberal, kapitalisme dan isme isme lainnya.
Yang dibutuhkan oleh umat ini bukan hanya pemuda yang cerdas, namun juga mereka peduli dan bersedia bekerja dan mewakafkan dirinya untuk kesejahteraan rakyat dan umat. Tidak cukup satu atau dua pemuda saja, akan tetapi umat ini membutuhkan banyak pemuda dan pemudi untuk mengisi pos kepemimpinan negeri dalam membangun peradaban yang madani dan sejahtera.
Kita tengok sejarah, rata-rata pada saat zaman Rasulullah SAW, beliau hidup bersama di kalangan para pemuda. Rasulullah SAW menjadikan para pemuda sebagai kunci kemenangan dakwah, karena saat itu pula para pemuda lah yang menjadi tonggak kekuatan dalam membantu perjuangan untuk menegakkan panji Islam.
Hasan Al-Banna pernah mengatakan “mimpi hari ini adalah kenyataan hari esok”. Wajah negeri dan umat ini ialah bagaimana dengan wajah pemudanya saat ini. Karena pemuda merupakan wajah yang akan membawa negeri dan memperjuangkan umat hingga pada kejayaannya kembali. Pemuda juga yang akan menggantikan kepemimpinan yang tak lama akan berlalu. Maka tangan-tangan para pemuda harus tetap menggenggam idealism dan bara perjuangan agar negeri ini tidak menjadi longgar dan banyak penyelewengan. Bermimpilah para pemuda, bermimpilah untuk membawa dan memformat akan seperti apakah wajah negeri kelak. Akan tetapi bukan hanya sekadar mimpi sesaat, namun kita realisasikan dengan benar-benar, diperjuangkan dan terus diupayakan.
Pemuda adalah energi besar untuk peradaban. Jika Soekarno mengatakan “berikan aku sepuluh pemuda, maka akan aku guncang dunia dan akan aku geser gunung Semeru”, inilah ungkapan yang menunjukkan bahwa pemuda adalah kekuatan besar dalam membangun peradaban. Pemuda lah yang memiliki semangat juang dan idealisme yang kuat yang susah untuk dirobohkan. Al Fatih yang pernah membebaskan Konstantinopel setelah sangat lama Rasulullah katakan itu, dia adalah sosok pemuda yang memiliki kekuatan barisan, kekuatan pemikiran, kekuatan gerak, dan keluhuran iman. Sehingga Konstantinopel pun mampu untuk dibebaskan. Maka Al-Fatih dan pasukannya mendapat penghormatan sebagai panglima terbaik dan tentara terbaik sepanjang masa. Tentunya yang diharapkan negeri ini adalah pemuda-pemudi yang shalih dan shalihah, cerdas, siap untuk terus bergerak dan bekerja. Karena wajah umat ini hanya akan bisa dibawa oleh mereka orang-orang yang shalih. Inilah sosok yang Allah cintai. Bergerak dan bekerjalah karena Allah akan melihat kerja-kerja kita. Inilah sosok yang dicemburui para sahabat dahulu di hadapan Rasulullah SAW.
Sejarah Islam sudah banyak memperlihatkan sosok-sosok pemuda yang menjadi khazanah perubahan bagi umat. Mus’ab bin Umair, Usamah bin Zaid, Ali, Khalid bin Walid, Salman Al-Farisi, abu Ubaidah, bilal bin Rabah, Shalahudin, Al-Fatih, dan umumnya adalah para pemuda. Maka bangkitlah para pemuda, karena negeri ini membutuhkan pemuda pemudi seperti Anda!!
Wallahu’alam.

Sumber: http://www.dakwatuna.com/2012/11/23960/kita-adalah-pemudakita-adalah-pemuda/#ixzz2BLoWTvrI

0 komentar:

Posting Komentar

About this blog

fastabiqul khoirot ^_^

Total Tayangan Halaman

Assalamu'alaykum akhy wa ukhty

Assalamu'alaykum akhy wa ukhty