Selasa, 18 September 2012

uhibbuka fillah


Assalamu'alaikum Wr. Wb.

Sahabat KQB yang dirahmati Allah SWT,

Berulangkali cinta dibahas. Berulangkali pula kita tak pernah puas. Dan semakin antusiaslah kita mempebincangkannya! Mencarinya! Mengejarnya! Tanpa kenal waktu!

Kalau boleh tahu, apakah alasan yang sebenarnya ketika kita mencintai seseorang?

Apakah karena ia seorang yang baik?
Apakah karena ia seorang yang penuh perhatian?
Apakah karena ia seorang yang penuh pengertian?
Apakah karena ia seorang yang penyabar?
Apakah karena ia seorang yang kaya?

Ataukah,
Karena ia seorang yang sempurna di mata kita?

Tapi tunggu dulu!

Jika kita anggap dia sempurna,
Bukankah Allah memiliki semua sifat yang demikian itu?

Akan tetapi..

Kenapa kita belum bisa mencintai Allah dengan setulus hati?

Jika cinta itu adalah sebuah harapan,
Bukankah Allah satu-satunya harapan terakhir kita?

Jika cinta itu adalah sebuah pengorbanan,
Bukankah Allah selalu memberi lebih dari sekedar yang kita pinta?

Kalaupun cinta itu membutuhkan kesabaran,
Bukankah Allah selalu bersabar dalam setiap kelalaian dan dosa-dosa yang telah kita perbuat serta Ia selalu menunggu dan menerima Taubat kita?

Jika cinta itu mendamba kesempurnaan,
Bukankah Allah itu Maha Sempurna yang tiada tertandingi dan yang menyaingi?

Dan jika cinta itu membutuhkan kekayaan,
Bukankah Allah selalu memberikan Rezeki-Nya untuk hamba-hamba-Nya?

Lalu,

Masih butuh berapa alasan lagi bagi kita untuk lebih mencintai Allah dibanding lainnya?
Masih butuh berapa untai kata lagi bagi kita untuk lebih meyakinkan diri bahwa mencintai Allah adalah segala-galanya?

"Maka nikmat Allah yang manakah yang telah kita dustakan?"

Astaghfirullah Rabbal Baraya,
Astaghfirullah Minal Khathaya,


SILAHKAN BAGIKAN / SHARE BUAT SAHABAT. INSYAALLAH BERMANFAAT.

0 komentar:

Posting Komentar

About this blog

fastabiqul khoirot ^_^

Total Tayangan Halaman

Assalamu'alaykum akhy wa ukhty

Assalamu'alaykum akhy wa ukhty